Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Wajib Bangun Kembali Petani Bawang dan Petani Lainnya’. Petani Bisa Lumpuh Total Hasilnya.

POLSUSWASKIANA – Indonesia. Pedagang mengatakan sayuran yang paling banyak diimpor oleh Indonesia, mulai dari bawang putih, bawang bombay, wortel, brokoli, dan paprika.

Peningkatan impor sejumlah komoditas itu disebut naik terus menerus.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, untuk bawang putih sendiri memang Indonesia besar sekali impornya. Menurutnya hampir 100% kebutuhan itu dari impor yang dilakukan rata-rata dari China.

“Apa lagi impor tahun ini jelang Ramadan dan saat Ramadan sangat banyak untuk bawang putih ini. Ini karena produksi dalam negeri ini minim dan tidak dikembangkan,” katanya kepada detikcom, Kamis (19/5/2022).

Baca artikel detikfinance, “RI Banyak Impor Wortel hingga Bawang Putih, yang Lokal ke Mana?” selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6085285/ri-banyak-impor-wortel-hingga-bawang-putih-yang-lokal-ke-mana.

Dari narasi berita diatas, ketua umum MB PKRI CADSENA yang Juga Penanggung Jawab MEDIA PKRI CYBER POLSUSWASKIANA Mengatakan bahwa hal ini sudah harus menjadi perhatian utama kementerian pertanian dan dinas pertanian di daerah Jawa khususnya, Hal ini jika terus seperti ini maka kegiatan petani Indonesia adalah mandul alias jalan ditempat tanpa ada perhatian dari instansi pemerintah.

Apalagi “barang Impor yang masuk dengan bawang putih yang lebih besar dan lebih murah harganya, maka habislah bawang putih kita. Tentunya akan menjatuhkan hasil panen Petani kita donk.

Oleh sebab itu, Manusri menyayangkan peningkatan impor pada sayur ini. Menurutnya besaran impor sayur mencapai US$ 63,6 juta mengkhawatirkan dan akan berpengaruh kepada kondisi swasembada pangan di Indonesia.

Ikappi menyayangkan peningkatan impor yang cukup besar ini, tidak hanya sayur rupanya tetapi buah juga. Angka 111% itu bukan nilai yang kecil. Kalau ini konsisten terjadi terus menerus, akan sulit bagi negara merealisasikan swasembada pangan kita,” pungkasnya.

“RI Banyak Impor Wortel hingga Bawang Putih, yang Lokal ke Mana?”

Rep/700YCE.

 

Totop Troitua ST

Pendiri MB PKRI CADSENA dan Owner PT MEDIA PKRI CYBER