Kegiatan Bapak Bupati Ampera AY. Mebas SE, MM Peninjauan Karya Bakti TNI di Barito Timur.

PKRI CYBER KALTENG. BarTim Bupati Ampera AY.Mebas SE, MM.rabu 05 mei 2021 melaksanakan kegiatan kerja Peninjauan Karya Bakti TNI, bersama Dinas instansi terkait Kabupaten Barito Timur dimana peninjauan wilayah arah jalan desa Malintut -Turan Amis bersama Bapak Dandim 1012 Buntok dan juga  didampingi Dinas PUPR Bartim.

Bupati Ampera AY Mebas, SE, MM. menyampaikan Peninjauan Karya Bakti TNI, jalan Malintut -Turan Amis bersama Bapak Dandim 1012 Buntok, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa reguler ke-109 meningkatkan kualitas jalan dari Desa Sibung Dusun Layung Habang Kecamatan Raren Batuah untuk membuka akses masyarakat untuk di 4 desa.

Saat di temui awak media Kepala Dinas PUPR Kab.BarTim, Jumail J Peladuk, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Dodianto menyampaikan bahwa pada Tahun 2021, Bina Marga Bartim Dapat Anggaran Rp 57 M.

Dalam rangka program menyukseskan pembangunan infrastruktur di daerah itu, Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Timur tahun 2021 mendapat alokasi anggaran Rp. 57 Miliar.

“Anggaran sebesar Rp. 57 Miliar tersebut diperuntukan bagi pembiayaan sejumlah proyek infrastruktur jalan dan jembatan di daerah itu, ”

Dodianto menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk berlanjutnya pengerasan jalan Lingkar luar dari Desa Jaar -Dorong sebesar Rp. 14 Miliar dengan panjang 14 kilometer, selain itu ada dari DAK jalan Desa Mangkarap – Desa Gumpa sebesar Rp. 9,2 Miliar dengan panjang 7 kilometer.

Ditambahkan, “bahwa selain itu ada juga program pelebaran jalan Tamiang Layang ke Desa Dorong dengan pagu Rp. 5,8 Miliar sepanjang panjang 2 Kilometer.

Kemudian lanjut Dodi, untuk pekerjaan proyek besar ini seperti pengerasan jalan lingkar luar dan DAK sudah dalam proses lelang ULP paling cepat pengerjaan di awal bulan depan.

“Kami juga masih saling berkoordinasi dengan Kantor Balai Bina Marga Wilayah III Provinsi Kalteng agar jalan itu nanti setelah pekerjaan bisa dihibahkan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Dodi mengungkapkan pada Pemerintah Kabupaten Barito Timur prinsipnya bahwa program infrastruktur menjadi salah satu fokus perhatian di tengah Pandemi Covid-19, sehingga pembangunan daerah tetap berjalan dan masyarakat merasakan hasil dari pembangunan itu sendiri.

Disisi lain, Menyangkut pada sumber daya alam di sektor pertanian yang bisa dibawa dengan akses jalan yang nantinya mudah dibawa melalui jalan tersebut untuk di jual ke Pasar Ampah Kecamatan Dusun Tengah, ”kata Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Rabu (05/05/2021 )

Untuk 4 Desa tersebut yakni Desa Sibung, Tangkum, Malintut dan Batuah.

Akses jalan itu juga bertujuan agar dapat mempermudah angkutan galian C berupa batu gunung yang dipergunakan sebagai bahan utama Sektor Pembangunan Daerah. Dan ada yang terkait pada umumnya, masalah pekerjaan masyarakat sehari – sehari sebagai pekerja batu gunung agar lebih mudah untuk penjualan batu gunung.

Kegiatan yang sudah tertuang sebagai mana pada program yang mengacu pada visi – misi Daerah dalam mewujudkan peningkatan ekonomi kerakyatan dan pengentasan kemiskinan

Kodim Komandan 1012 Buntok Letkol Inf Dwi Tamtomo mengatakan, ada 4 Desa yang memiliki potensi besar berprofesi betul-betul sebagai petani.

“Program Kerja peningkatan jalan yang semula hanya memiliki lebar 6.mtr maka akan lebih menjadi 8 mtr. panjang 3,5 kilometer, maka dapat mempermudah masyarakat setempat jalan sebagai jalan induk Tol utama penguna transportasi

Pengembangan perekonomian masyarakat akan meningkat kesejahteraan buat masyarakat sehingga meningkatkan turun / naiknya pembangunan kab.Bartim.

Dwi, menambahkan bahwa TMMD reguler ke-109 dilaksanakan dengan pekerjaan peningkatan badan jalan.

Serta adanya pemasangan gorong-gorong pipa dengan mengunakan beton berdiameter 100 sentimeter dan panjang delapan meter, galian biasa panjang 3 kilometer dan lebar 0,6 meter dan penimbunan sepanjang mencapai 1,06 kilometer dan lebar 6. meter.

Dalam penimbunan pasir batu panjang 900 meter dan lebar 4. meteran penyiapan badan jalan 3,5 kilometer dengan lebar 80 meter.

Kegiatan lainnya berupa adanya, perbaikan jalan masyarakat 200 meter dengan lebar 6. meteran.

Dwi juga, melaporkan dalam melaksanakan kegiatan pekerjaan non fisik, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, seperti pada Kesadaran Bela Negara, Menyangkut pada adanya bahaya narkotika dan pengetahuan dari itu sangat dibutuhkannya sebagai masyarakat kususnya wilayah pedesaan yang bersifat dapat memberikan pencerahan Norma -nilai norma positip dalam menguatan diri tanah air Indonesia kususnya wilayah Kab. Barito Timur, PROV.KalTeng.diakhir komentar yang di sampaikan. (El).

Totop Troitua ST

Pendiri MB PKRI CADSENA dan Owner PT MEDIA PKRI CYBER