PROYEK BERBANDROL RP 5 MILIAR, KURANG PERHATIAN KESELAMATAN KERJA “Tidak memperhatikan untuk safety kerja”.

PROYEK BERBANDROL RP 5 MILIAR, KURANG PERHATIAN KESELAMATAN KERJA “Tidak memperhatikan untuk safety kerja”.

PKRI POLSUSWASKIANA- BITUNG, proyek pembangunan gedung laboratorium terpadu di kota bitung profinsi sulawesi utara, satuan kerja madrasah tsanawiyah Negeri 1 bitung yang berbanrol Rp 5.302.790.000 dengan masa kerja pelaksanaan 150 hari kalender tanggal kontrak 26 juli 2021, sumber dana SBSN tahun anggaran 2021 kontraktor pelaksana CV. AMIN ANUGRAH.

Dalam objek pekerjaan konstruksi tersebut menjadi perhatian berbagai awak media. Jumat 03-12-2021.

Hal ini bermula ketika beberapa awak media melintasi melewati ruas jalan di kota bitung, sembari terlihat sebuah objek proyek tersebut para pekerja yang beraktifitas untuk pekerjaan pembangunan tidak menggunakan SAFETI untuk keamanan keselamatan diri sendiri, pada hal pada depan pintu gerbang terpampang baliho bertuliskan ” UTAMAKAN KESELAMATAN KERJA”.

Pada waktu konfirmasi dengan kepala sekolah setempat a/n bpk latif mengenai persoalan para pekerja yang tidak memakai safeti untuk keselamatan diri, beliau langsung mengarahkan untuk langsung bertemu dengan yang bersangkutan.

” Nanti kalau konfirmasi mengenai masalah safeti untuk pekerja langsung dengan yang bersangkutan” ucap bpk latif”.

Ketika rekan awak media bertemu salah satu pekerja untuk konfirmasi mengenai safeti pekerja tersebut mengatakan bahwa sudah hilang untuk safeti lainya.

” safetinya sudah hilang pak” ucap salah satu pekerja di lokasi.

Kemudian rekan awak media bertemu langsung dengan penanggung jawab proyek a/n ibu yulita dan rekan awak media langsung konfirmasi masalah para pekerja yang tidak memakai safeti untuk keselamatan diri.

Disebutkan oleh orang dilapangan bahwa kita ada sadia samua cuma dorang nemau pake, kita ada sadia helm pa dorang, ada helm biru dorang pe hel sandiri, kalau sepatu yang pake besi cuma orang-orang tertentu yang pake, karna kalau yang di tehel dengan yang ba plester mo pake sepatu lars yang pake berat dorang mo ba angka” ucap ibu yulita dalam bahasa manado.

Ini merupakan salah satu contoh untuk buat perhatian bagi para pemegang proyek lainya agar dapat memperhatikan keselamatan diri dalam bekerja, sesuai aturan dan anjuran pemerintah sesuai ketenaga kerjaan ( K3). Pkri polsuswaskiana manado.

Red/Michael Rusly.

Totop Troitua ST

Pendiri MB PKRI CADSENA dan Owner PT MEDIA PKRI CYBER